Nutrisi Paling Penting Untuk Pembentukan Perut Sixpack

Perut Sixpack pasti menjadi idaman bagi setiap pria, tidak hanya berlatih secara teratur dan intensif saja, faktor penting yang menentukan dalam pencapaian goal pembentukan perut sixpack adalah nutrisi.

Apa yang anda konsumsi dalam sehari-hari sangat mempengaruhi otot perut anda bisa berkembang secara optimal atau bakan bias menambah timbunan lemak yang membuat otot perut anda semakin tertutupi. Berikut ini ada beberapa nutrisi yang penting dalam membuat perut sixpack yang dilansir dari situs gym yang didukung oleh judi bola online :

1. Karbohidrat
Karbohidrat yang masuk akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk glikogen, baik di bagian hati atau jaringan otot. Glikogen merupakan sumber nutrisi utama selama anda berlatih beban dan membuat nutrisi ini menjadi sal;ah satu kunci sukses untuk mendapatkan perut sixpack. Mengkonsumsi karbohidrat yang cukup bisa memastikan anda mendapatkan energi yang dibutuhkan selama menjalani program latihan yang berat.

Contoh sumber karbohidrat yang baik untuk Anda adalah buah dan sayuran (pisang, buah beri, semangka, alpukat, jeruk, apel, brokoli, bayam, lettuce, wortel, dan lain-lain) serta oatmeal, roti gandum utuh, pasta gandum, nasi merah, ataupun umbi-umbian seperti ubi jalar, singkong, dan sebagainya.

2. Protein
Protein sangat dipentingkan oleh otot, karena bisa menumbuhkan dan menjaga jaringan otot anda. Mengkonsumsi makanan yang tinggi protein juga bisa memastikan tubuh anda mendapatkan semua asam amino yang dibutuhkan pada proses pembentukan perut sixpack.

Contohnya adalah telur, daging sapi bagian sirloin atau ternderloin, ayam, ikan salmon, tuna, sarden, susu tinggi protein (whey protein), maupun protein nabati seperti kacang-kacangan, tempe, tahu, dan sebagainya.

3. Lemak
Lemak merupakan sumber energi cadangan bagi tubuh, asam lemak esensial juga memiliki peran sebagai pembangun dan memperbaiki jaringan otot. Lemak juga bisa berpedan dalam produksi hormon yang berguna membuat otot kencang.

Contoh sumber lemak sehat ini bisa berupa ikan, kacang-kacangan, minyak canola, minyak zaitun, alpukat, ataupun biji-bijian.